titiek soeharto

Saat Kepala Totoek Kejedot Monas

Sejarah mencatat Pemilu era Orde Baru adalah dagelan demokrasi yang sama sekali tidak lucu. Secara total semua dikendalikan oleh Soeharto. Penuh teror dan ancaman bagi yang tidak memilih Golkar (waktu itu belum menjadi partai). PNS dan keluarganya wajib hukumnya pilih Golkar. Kalau membangkang resikonya karier pasti macet atau dimatikan. Kalau boleh jujur TIDAK ADA DEMOKRASI yang sebenarnya di era Orde Baru. Semua hanya demokrasi dagelan atau demokrasi rekayasa.

Bangke Beraroma Cendana

 

Pikiran bahwa bapaknya adalah idaman bangsa Indonesia tak bisa disalahkan, karena anak-anaknya hidup dalam buaian kenikmatan dan kemudahan tanpa keringat. Bahkan masih banyak politisi, angkatan yg begitu mencintai dan rindu zaman itu. Pikirannya cuma satu, semua bisa didapat asal bisa merapat ditempat sarang maksiat dgn payung Cendana, berbau dupa, siapkan saja upeti, semua bisa diatur dan terukur.

Jualan Politik Orde Baru

Dengan riang, saya pulang ke rumah. Sekitar 1 kilometer jarak kedai tempat ayah saya menjahit dengan gubuk kami.

Umak kemudian mengambil "kambuik". Tas dari daun rumbia. Pergi ke pasar dengan ditemani adik-adik saya. Beberapa jam kemudian, Umak pulang. Saya yang menunggu di dekat jenjang rumah, bergegas membantu menurunkan belanjaan dari becak.

Pages