Tangis Tawa di Ujung Timur
Saya mengangguk tanpa kata, haru mendengar tawa dan melihat kebahagiaan mereka.
Nanar pikiran ku melayang mengingat awal kedatangan ku 11 tahun yg lalu perdana menyentuh tamah papua.
Dulu semua gelap, semua hening, bahkan sempat untuk berniat menarik diri dari daerah yg sangat tertinggal ini. Jangan kan untuk bisa bermain gadged, bisa melihat lampu listrik saja rasanya mustahil sekali.

