Oleh : Ulil Abshar Abdalla
Di kalangan nahdliyyin, salah satu ritus yang paling populer adalah apa yang disebut dengan tahlil. Secara harafiah, arti tahlil sebetulnya sangat sederhana — membaca la ilaha illa-l-Lah (tiada Tuhan kecuali Allah). Dalam perkembangannya, apalagi dalam konteks Indonesia, istilah ini memiliki makna yang tak sederhana lagi. Tahlil menjadi “cultural marker”, merek/ciri khas budaya.


