Buya Syafi'i dan Mencicil Hutang
Karena itu, keseganan dan hormat sebagian besar orang bukan karena tampuk kekuasaan yang pernah dijabatnya, tapi bagaimana amanah itu dikelola dengan sebaik dan sehormat-hormatnya. Hal inilah yang membuatnya menjadi keras kepala saat membela apa yang dianggapnya benar. Karena ia tidak memiliki pamrih kecuali keridhoan atas kebajikan yang dilakukannya.

