Survey
Lembaga Quick Count Buka-Bukaan
Ini seperti mengulang episode 2014 dimana Persepi berusaha menjaga integritas akademiknya. Mengingatkan: tahun 2014 ada 10 lembaga menyelenggarakan quick count dan exit poll. 7 diantaranya menyimpulkan Pak Jokowi memenangkan pilpres, dan 3 yang lain menyimpulkan bahwa Pak Prabowo yang menang. Dewan Etik Persepi ketika itu memutuskan untuk menyelenggarakan sidang etik memanggil 10 lembaga itu diaudit, dihadiri media secara terbuka di salah satu ruangan di Hotel Sari Pan Pacific.
Debat Putaran Kelima, Capres 02 Makin Keteteran
Kubu 02 Kembali Bohongi Publik
Menganalisa Survey Litbang Kompas, Jokowi Tetap Menang
Kompas Effect
Hasil Survey Kompas Harus Pompa Kerja Keras
Gaspol Terus
Esktrapolasi ini mempunyai akurasi yang tinggi, seperti halnya kita sudah dapat memprediksi kalender 2020 di tahun 2019.
SekaliLagi, optimis untuk Ekstrapolasi hasil survey Kompas Maret 2019, saatnya relawan dan pendukung Jokowi GAS POL dan FULL POWER untuk memperbesar selisih kemenangan diatas 13%.
Pemilih Jokowi Berpendidikan Rendah?
Mereka yg mungkin jumlahnya hanya sekian persen dalam survey ini, yg berpendidikan tinggi tapi milih Jokowi adalah orang2 yg dimasa sulit dl beruntung bisa sekolah tinggi karena kerja keras orang tua. Yang diam menahan hati. Lalu melihat harapan dan perubahan yg dibawa Jokowi. Merasa bertanggung jawab untuk memenangkan Jokowi agar bisa lebih lama lagi melayani rakyat kecil.
Mereka Alumni universitas2 kece yg baru2 ini ramai deklarasi.
Tiga Pernyataan Prabowo Yang Rontokkan Cagub Gerindra dan PKS Di Pilkada Rabu Esok
Kedua, pernyataan Prabowo untuk melakukan Sholat Istikharah untuk mendukung calon partai mereka. Sebuah kesalahan fatal bagi seorang muslim yang tidak tahu harus melakukan shalat apa. Bagi umat muslim, pernyataan Prabowo ini makin meragukan bahwa Gerindra dan PKS memang tidak kapable bahkan tidak pantas membawa-bawa agama dalam kampanye politik. Masalah sholat Hajat saja tidak faham apalagi membicarakan soal hukum-hukum dalam Islam yang lainnya.










