REDAKSIINDONESIA-Pemimpin Redaksi Obor Rakyat, Setiyardi Budiono, berbalik arah.
Oleh: Rusdi Mathari
Suatu pagi, ketika sama-sama bekerja di majalah Tempo, Setiyardi mendatangi meja saya di lantai satu. Dia mengenakan kaus dan celana batik. Wajahnya kucel. Belum mandi. Dan saya tahu, dia baru melewatkan malam deadline. “Cak punya uang 20 ribu? Aku pinjam untuk ongkos pulang.”
Copyright © 2018,
