Manipulasi Sejarah Nasional
Awal Oktober 2019 lalu Didi Kwartanada dan saya kebetulan mengikuti suatu konferensi internasional Tionghoa Peranakan Indonesia yang diadakan Herbeth Feith Center Monash University Melbourne. Fakta penghilangan nama Liem Koen Hian dan tiga tokoh Tionghoa di BPUPK ini diungkapkan oleh Didi Kwartanada. Dan ini membuat Dirjen Kebudayaan Dr Hilmar Farid terperangah. Ia menyatakan siap merevisi sejarah nasional yang dimanipulasi ini.










