rusuh 22 mei

Negeri yang Hampir Saja Terbakar Api

Rencana Soenarko dengan memanfaatkan sniper untuk membunuh beberapa orang supaya demo semakin rusuh, rupanya hanya Plan A. Meski Soenarko ditangkap, Plan B tetap berjalan. 

Kuncinya, harus ada korban jiwa.

Dan bergelimpanganlah nyawa 8 orang dari pihak pendemo terkena tembakan peluru tajam. Siapa yang melakukan itu, sedangkan Soenarko sudah ditangkap ? 

Segitiga Api

Jika sudah terpantik, bagaimana mengobarkannya? Gampang. Lengkapi sebagian kecil massa bayaran itu dengan seragam putih2 dan "bendera tauhid". Skenarionya harus bentrok dengan Polisi, karena akan segera dilahap oleh media elektronik, ditayangkan di TV dan bisa ditonton orang hingga kutub sana. Karena itulah massa bayaran itu dipersenjatai dengan mercon dan batu. 

Dukungan Media Massa dalam Live Aksi 22 Mei

Dalam situasi kerusuhan yang melakukan pembakaran dan pengrusakan itu, apapun bisa terjadi. Aksi dibalik aksi bisa saja terjadi. Penumpang gelap yang menggunakan cara kotor menembak para perusuh dengan tujuan memprovokasi massa, sangat mungkin terjadi. Dan itu sudah diperingatkan oleh aparat keamanan sebelum demo berlangsung. Diharapkan agar niat melakukan demo di hentikan dan lebih focus kepada aksi konsitutional lewat Mahkamah Konstitusi. Namun kubu No. 02 tidak memperdulikan himbauan dari aparat keamanan.

Pages