Ratu Markonah
Oleh: Tomi Lebang
Suatu hari di tahun 1950-an, sepasang suami istri diterima Presiden Soekarno di Istana Negara. Mereka adalah Raja Idrus dan Ratu Markonah, Raja dan Ratu Suku Anak Dalam dari Jambi, Sumatera. Sejarawan Anhar Gonggong bercerita bahwa seorang pejabat daerah yang pernah menerima pasangan raja-ratu ini menyarankan Bung Karno untuk bertemu mereka. “Raja dan ratu itu bisa membantu pembebasan Irian Barat,” kata sang pejabat daerah.

