Lalu bagaimana membelai Jokowi secara efektif? Menurut saya, Jokowi itu sudah sampai pada titik asketis, dimana semua ejekan, fitnah, nyinyir, kecaman, tekanan, dlsbnya itu nyaris tidak ngefek terhadap dia secara pribadi. Ia akan dengan mudah memaafkan dan melupakan. Ia semakin terbiasa dan biasa.
Jangan berlindung dalam gelar ustaz atau kyai atau ulama saat Anda menyebar kebencian dan hoaks dalam ceramah2 di muka umum
Termasuk Anda duhai ustaz yang masih makan enak di luar negeri sana
Dan masih terlalu banyak lagi ungkapan-ungkapan kotornya yang lain, yang itu menunjukan kerendahan akhlaknya dan ketidaklayakannya untuk diikuti dan diambil ilmu darinya. Lihatlah wahai para pembaca! sebenarnya dia sedang mempertontonkan aibnya sendiri!
Untuk sahabat sesama Muslim jangan sampai terjebak rayuan munafik kaum predator itu atas nama bela Islam. Mereka bohong karena Islam dijadikan tunggangan meraih kekuasaan dengan cara yang keji.
Copyright © 2020,
