Pemberontak
Dari Preman Makar sampai Separatis
Bermodal pengalaman dan jaringan, Soenarko mampu menggeser isu trauma DOM rakyat Aceh yang cenderung tidak menguntungkan Prabowo, menjadi isu penguasaan etnis Jawa plus sentimen keislaman.
Jika isu ini yang memuncak, yang kena hantam adalah Jokowi. Akibatnya suara untuk Prabowo di Aceh sangat dominan.
Tetap Waspada Gaya DI/TII Baru
Mengingat Sekelumit Siapa Pemberontak PRRI
Mengapa Orang Indonesia Suka Turut Campur Urusan Negara Lain?
Selain masalah pemberontakan Uighur yg mau mendirikan negara sendiri, banyak muslim Uighur juga yg ikut bergabung dengan para teroris timur tengah seperti - Alqaeda arab penisula -AQAP (alqaeda cabang timur tengah), ALqaeda suriah dan iraq, pemberontak suriah (FSA) sampai dengan kelompok ISIS juga, Bahkan serangan terorisme di Cina pelakunya selalu berasal dari warga Uighur dari Xinjiang ini.
Seperti serangan teroris :
Perkawinan Kaum Radikal dan Teroris
Nah, para pendukung organisasi terlarang HTI selalu berargumen bahwa HTI tidak pernah melakukan tindak pidana, maupun kekerasan, bahkan teror. Akan tetapi mereka tidak pernah mau mengakui bahwa HTI sebagai gerakan politik itu secara sadar dan terstruktur ingin menggantikan falsafah hidup Indonesia menjadi sistem pemerintahan Khilafah.
Hamas Dan Kampret
Jadi jangan heran kalau perlawanan Hamas di jalur Gaza skrg sangat lemah karena Iran, Hezbollah Lebanon dan Syria berhenti mensuplai senjata ke mereka akibat pengkhianatan demi pengkhianatan yg mereka lakukan selama ini yg selalu menikam dari belakang.
Yg bisa dilakukan oleh Hamas skrg hanya melempar mortir murahan ke wilayah Israel untuk mengundang tentara Israel membombardir Gaza dan yg jd korban adalah rakyat sipil lalu oleh Hamas dijadikan jualan untuk menuai empati dunia.
Eskatologi : ISIS Case
NU VS DI/TII
Say No To Khilafah
Berkata zubair bin Adiy ra : kami mendatangi Anas bin Malik mengadukan kekejian Hajjaj dan kejahatannya pada kami, maka berkata Anas ra : “Bersabarlah kalian, karena tiadalah datang masa kecuali yg sesudahnya akan lebih buruk, sampai kalian akan menemui Tuhan kalian, kudengar ini dari Nabi kalian (Muhammad saw)” (Shahih Bukhari Bab Fitnah).










