lopa

Lopa dan Kalla

Lopa dikenal amat bersahaja. Selain dari gaji, penghasilannya diperoleh dengan membuka warung telekomunikasi dengan lima bilik telepon dan penyewaan PlayStation di samping rumahnya di Pondok Bambu, Jakarta. Ia juga rajin menulis kolom di berbagai majalah dan harian. Terang-terangan diakui, itu caranya menambah penghasilan dari keringat sendiri. Honor ratusan ribu rupiah dari menulis kolom inilah yang sering diandalkannya untuk memperbaiki ini dan itu di rumahnya. Kisah pengusaha Jusuf Kalla, yang kini menjadi wakil presiden, menunjukkan kejujuran Lopa.

Baharuddin Lopa, Singa Pemangsa Para Koruptor

Oleh: Ali Valentino

Di Istana Negara, beberapa saat sebelum Pak Baharuddin Lopa wafat, Gus Dur terhenyak, lalu Gus Dur masuk kamar dan mengurung diri, kemudian Gus Dur keluar dengan bersimbah air mata. Lalu Gus Dur berkata: "Malam ini, salah satu tiang langit bumi Indonesia telah runtuh."

Pages