Kritis
Masyarakat Indonesia Mudah Ditipu Dan Berpikir Irasional
Husnudzon atau prasangka baik masyarakat telah disalahgunakan oleh “oknum-oknum” yang mengaku guru agama, ustadz atau ulama. Semua tujuan yang baik ternyata hanya “kelihatannya” saja baik. Sebagian tujuan yang baik itu kadang telah disalah gunakan untuk kepentingan2 tertentu yang tidak berhubungan dg keagamaan, misalnya menjatuhkan lawan politik dengan menggunakan dalil agama. Mengkafir2 kan teman dekat atau saudara sendiri karena berbeda pendapat dsb.
Akal Sakit Rocky Gerung
Tetap Bersama Jokowi
Mereka, para pembenci Jokowi juga menyerang dengan isu-isu yanh dipahami setengah-setengah, misalnya soal Tenaga Kerja Asing (TKA). Tapi alhamdulillah, Jokowi tetap menghadapi tudingan itu dengan sabar melalui Kementerian Tenaga Kerja. Berkali-kali Pemerintah melakukan klarifikasi tapi toh klarifikasi itu tak sampai membuat para oposisi dan pembencinya reda melakukan tuduhan demi tuduhan. Jokowi juga diserang dengan isu utang luar negeri.
Beda Waspada dan Suudzon
Wajar jika mereka tidak faham ada kekacauan dan tsunami anggaran di APBD DKI 2018, mulai pembasmi tikus 260 juta, renovasi kolam DPRD 600 jt, sumbangan untuk lembaga tak jelas alamatnya sampai 46 M, belum anggaran lain yang terselubung tak kasat mata.
DKI 1 berpotensi besar menjadi RI 1 2019 nanti dengan mengembang biakan orang-orang lugu ini.





