Konyol
Absurditas Uno dan Kapitalisasi Kebodohan
Maka dengan enteng jabatan wagabener dia lepas. Untuk alasan mudah saja dibuat. Apalagi rakyat Indonesia mudah lupa. Ditambah dengan gaya dan tampang konyolnya, tidak akan ada yang menagih doi tidak menepati janji sebagai wagabener. Lalu bagaimana dengan posisinya sebagai cawapres ? Kurang lebih sama, hanya dianggap sebagai main-main dan pemuas egonya. Orang ini belum selesai pada dirinya sendiri. Doi bisa melakukan hal-hal yang absurd, konyol dan bodoh hanya supaya menjadi kontroversial dan viral.



