Ketupat

Lebaran, Ketupat, Sungkem, dan Halal Bihalal

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Jama'ah Facebook yang budiman. Dimanapun Anda berada, apapun agama Anda, apapun mazhab Anda, apapun bahasa daerah Anda, apapun etnis dan suku-bangsa Anda, dari lubuk hati yang paling dalam, saya dan keluarga mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir-batin jika ada postingan-postingan Facebookku selama ini yang bikin emosi, marah, dongkol dan saudara-saudaranya.

Sejarah Ketupat

Ilustrasi

Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.

Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.

*Arti Kata Ketupat.*

Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.

*Ngaku Lepat.*

Pages