Nyatanya, walo sempat menerbitkan harapan, dengan fokus pada anak muda (menjadi sponsor kompetisi basket atau olahraga laen), penerus Dahlan, Azrul (anaknya) tak berdaya melawan kejamnya disruption pada industri media massa.
JawaPos.com menyadari kesalahan itu, dan telah melakukan evaluasi secara internal. Tidak hanya terhadap personil yang telah melakukan kesalahan. Tetapi juga seluruh tim untuk memastikan kesalahan serupa tidak lagi terjadi. Berita terkait juga kami putuskan untuk dihapus.
Copyright © 2020,
