infrastruktur
Jika mengingat hal tersebut, presiden-presiden masa reformasi lebih baik. Dengan anggaran yang lebih terbatas, tekanan ekonomi global, mereka mampu memberi porsi cukup besar pada program-program kesejahteraan masyarakat. Bahkan presiden terakhir mampu melakukan pembangunan infrastruktur yang masif. Disinilah peran demokrasi, karena membawa unsur transparansi dan pengawasan langsung dari masyarakat.
Mudik Lancar
Kami Butuh Prestasi Bukan Ambisi
Jokowinomics, How Low Can You Go
Indonesia Bangun Ibu Kota Baru Rp 466 T
Apa Salah Jokowi Sama Orang Minang?
Jelang Pilpres, Tetap Jihad Lawan Hoax
Pilpres 2019, Mundur Atau Maju Indonesia Terletak Di Tanganmu
Di skala yang kecilan, ini kejadian di DKI. Waktu itu Ahok lagi ngebut kerja kerja kerja, eh, kalah Pilkada gegara JKT58 kemakan janji-janji surga yg diumbar buat orang yang, maaf, ya gitu deh, rada kurkur; dipaketin sama issue gorengan penista agama, masuk lah tuh barang ke Mako Brimob. Jadilah pak Gabener yang sekarang dengan Tim TUGPP (apalah namanya) yg 74 orang itu. Hasilnya? Qlue yang udah jalan dan berasa seperti keajaiban buat warga Jakarta, tau tau ilang.










