hasanudin abdurakhman

Aa Gym Returns

Oleh: Hasanudin Abdurakhman

Saya tinggal di Jepang waktu Aa Gym mulai populer. Kenapa dia populer, saya tidak tahu. Saya hanya mendengar penggalan kutipan ucapan-ucapannya. Kelihatannya bagus, mengajak orang menjaga hati, membuat perubahan. Kedengarannya sejuk, toleran, dan damai. Dakwahnya dianggap penyegaran dari tema-tema dakwah yang monoton pada masa itu.

Islam Ego Saya

Oleh: Hasanudin Abdurakhman
 

Saya cukup sering dituduh menghina Islam, menyudutkan Islam. Apakah tuduhan itu meresahkan saya? Tidak. Karena saya paham, yang menuduh saya begitu adalah orang-orang yang tidak berakal. Bagaimana kita bisa bilang mereka itu berakal kalau tulisan Arab di panci, atau di baju Agnes Monica pun mereka anggap sebagai pelecehan terhadap Islam?

Sayonara Nippon

Oleh: Hasanudin Abdurakhman

 

Berita-berita mutakhir menyatakan, perusahaan-perusahaan Jepang bergguguran, sementara perusahaan-perusahaan Korea menjadi bintang. Di sisi lain perusahan-perusahaan Cina juga tak mau kalah. Tak perlu tahu banyak soal ekonomi untuk merasakannya. Dalam hal gawai terlihat jelas, tak ada lagi merek Jepang di pasar dunia. Korea nomor satu, Cina nomor dua.

Pages