Hari Ibu
Hari Ibu Menyerupai Orang Kafir?
"Ketahuilah bahwa Tasyabuh (menyerupai) dengan Ahli kitab tidak makruh dalam semua hal. Kita makan dan minum, mereka juga melakukan hal itu. Keharaman dalam tasyabuh adalah (1) Sesuatu yang tercela (2) Kesengajaan meniru mereka. Sebagaimana disampaikan oleh Qadli Khan dalam Syarah Jami' Shaghir. Dengan demikian jika tidak bertujuan menyerupai ahli kitab maka tidak makruh" (Al-Bahr Ar-Raiq 2/11)
Mengingat Kembali Peran Ibu
Manusia sudah berubah. Sebab itu suami tidak perlu kaget saat mendapati istrinya tidak memiliki sifat keibuan, demikian sebaliknya istri tidak perlu kaget saat suaminya tidak punya sifat kebapakan. Jika tidak bisa saling menyadari, setidaknya seorang istri yang keibuan juga belajar menjadi istri yang keibuan dan kebapak-an, sebaliknya suami menjadi bapak sekaligus keibuan.
Benarkah Haram Ucapkan Selamat Hari Ibu?
Presiden Peringati Hari Ibu di Raja Ampat
Sembilan “Srikandi” Kabinet Kerja itu adalah Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Keuangan Sri Mulyani.








