Wawancara dengan Gus Yahya: Tak Ada Untungnya Bela Israel
Duduk bersila di sofa ruang kerjanya, Yahya meladeni wawancara sampai dua setengah jam. Ditemani kopi hitam dan empat bungkus rokok, tanya-jawab diselipi guyon di sana-sini, seperti tulisan-tulisannya di situs komunitas humor santri, Terong Gosong, yang diasuhnya.
Apa latar belakang yang membuat Anda berbicara dalam forum global Yahudi di Yerusalem?


