Meluruskan Sejarah Ala Oneng
Jadi jika ada yang bilang bahwa Śrī Kṛtarājasa Jayawarddhana (gelar bagi Raden Wijaya setelah bertahta) pendiri Kerajaan Majapahit adalah Narārya Sanggrāmawijaya (versi prasasti Kudadu), Dyah Wijaya (sumbernya Nāgarakṛtāgama) atau Rahadyan Wijaya (sumbernya Pararaton) itu semuanya sebenarnya adalah hoax, konspirasi dan rekayasa yang dibuat oleh sejarawan kafir untuk menghapuskan jejak Islam di Indonesia.

