enzo

Enzo, Denny dan Birgaldo

Berbeda jika saya dan Abu Kumkum berbeda pendapat. Biasanya pendapatan saya diminta sama Abu Kumkum. Sementara pendapatan Abu Kumkum gak mau dikasih ke saya. Lalu kami berdebat keras. Kumkum menempelkan dua tangannya ke telinga sambil menjulur-jukurkan lidahnya-- Weekksss

Saya pun membalas : Weekkksss...

Lihat, cara kami berdebat gak berkelas sama sekali kan? Gak usah ditiru.

Aswaja Sebelah Mana?

Dialog ini diceritakan ke saya, sambil berseloroh, ´Saya jadi punya tugas tambahan, memantapkan ideologi Aswaja NU ke anak saya.´ Saya tukas, ´Salah sampeyan sendiri. Zaman gini kok main-main. Orang NU paling aman ya kirim anak ke pondok yang jelas NU-nya, jelas kiainya, jelas sanadnya. Jangan terkecoh asal modern. Bagus fasilitasnya, keren saprasnya. Mondokin anak itu bukan sekadar nitipin badannya, tetapi juga jiwanya.´

Jangan Undang Radikalis Kelola Negara

Itu juga yang membuat banyak orang resah. Ketika Enzo Allie, seorang taruna militer ditenggarai sudah kesusupan virus khilafah. Cara membacanya gampang. Di halaman akun media sosialnya Enzo dengan bangga memasang foti sedang mengibarkan bendera HTI.

Semakin ditelusuri, kita juga akan menemukan kemana pemahaman anak muda ini berlabuh. Felix Siauw yang mengharamkan nasionalisme adalah salah satu idolanya. 

Pages