dwi estiningsih
Tati Oktian, Guru yang Memprovokasi Pembunuhan atas Kepala Negara
Oleh: Fafa Muafa
Namanya belum seterkenal Dwi Estiningsih, kader PKS yang meniti karir sebagai provokator pemecah belah bangsa dengan cuitan SARA. Tapi Tati Oktian sejenis dan sepertinya memang sesama Cyber Army yang menggunakan pola-pola yang sama dengan Esti dalam aksinya. Kalau Esti bergerak di Twitter, Tati bergerak di Facebook.
Ternyata Tak Perlu Berprasangka Baik pada Dwi Estiningsih
Ada Yang Salah Dari Pola Pikir Mereka
Oleh : Suitincase
Sungguh sangat mengherankan dan menyedihkan membaca seorang yang bergelar dan bernama lengkap Rr. Dwi Estiningsih, S.Psi., M.Psi., yang memiliki keluarga, pekerjaan tetap, dan terhormat dapat membuat cuitan-cuitan dengan tendensi miris dan miring semacam itu. Belum lagi bila kita sedikit meluangkan waktu mencari nama dan rekam jejak beliau di dunia maya lewat mesin pencari Google akan lebih banyak berita yang lebih 'tidak mengenakkan' lainnya yang rupanya sudah dimulai 'tidak baiknya' sejak beberapa tahun yang lalu.
Sebut Pahlawan Kafir, Kader PKS Dwi Estiningsih Dilaporkan ke Polisi
REDAKSIINDONESIA-Kicauan Dwi Estiningsih di Twitter terkait gambar pahlawan dalam uang baru yang menyinggung masalah suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), menuai kecaman. Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri) melaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Rabu (21/2).
Kafir Ala Dwi Estiningsih
Oleh : Denny Siregar
Membaca bagaimana si Dwi Estiningsih ini menyebut pahlawan yang beragama lain sebagai kafir, membuat dada sesak..
Si Dwi ini contoh produk dogma, dimana konsep kafir atau kufur atau ingkar, disematkan pada mereka yang bukan muslim. Ia sama sekali tidak beragama dengan akal. Karena jika ia berakal, tentu ia akan sulit sekali berkata "kafir" pada agama lain.
Sebenarnya apa sih yang disebut kafir ?





