babu

Kisah Seorang Babu Keren dan Buruh Kapal

Saat itu saya menjadi "kuli" di sebuah kampus di Singapura. Wajah-wajah ceria riang gembira terlihat dengan jelas pada para penumpang yang mayoritas kaum perempuan itu. Sejak di bandara Changi, saya perhatikan mereka ngobrol dengan asyiknya dengan muka yang berbinar-binar. Sebagian besar menggunakan bahasa campuran: Bahasa Indonesia, Jawa, Melayu, dan Inggris "dialek Singapura".

Puisi Indah Buat Fahri Hamzah

Dengan semua apa yang mereka lakukan
Tetap kau beri nama mereka Babu
Sebutan yang sangat merendahkan..

Okelah, tuan..
Yang duduk di ruang dingin di Senayan
Yang kalau rapat tidur sampe ngiler tak tertahan
Kadang datang, seringnya enggan
Berjas tapi jarang bercelana dalam
Hidup ditunjang dari uang sidang

Maukah kau kuberi gelar
Yang sesuai dengan apa yang kau kerjakan
Dengan tanpa merendahkan..

Kita panggil saja dirimu Penjual Congor..

Pages