Kisah Seorang Babu Keren dan Buruh Kapal
Saat itu saya menjadi "kuli" di sebuah kampus di Singapura. Wajah-wajah ceria riang gembira terlihat dengan jelas pada para penumpang yang mayoritas kaum perempuan itu. Sejak di bandara Changi, saya perhatikan mereka ngobrol dengan asyiknya dengan muka yang berbinar-binar. Sebagian besar menggunakan bahasa campuran: Bahasa Indonesia, Jawa, Melayu, dan Inggris "dialek Singapura".


