Arifin Ilham
In Memoriam Ustaz Arifin Ilham
Saya tidak mengikuti lagi perkembangannya karena bekerja dan bermukim di Singapura.
Belakangan saya diberitahu bahwa diantara sejumlah orang yang hadir pada waktu itu adalah Arifin Ilham. Sosok ganteng asal Banjar yang kemudian mengelola Masjid Khadafi dan majelis dzikir Al Zikra.
Kabar angin dia beroleh dana banyak dari Libya. Radio Roja konon juga dapat dana dari Libya. Saya tidak tahu kebenarannya karena tidak mengikuti perkembangannya.
Orang-Orang Pemaaf
Sering kesal kalau menonton film di mana jagoannya sedang bertarung dengan pihak yang berbuat onar dan menyengsarakan. Saat di mana ada kesempatan sang jagoan bisa menghabisi nyawa lawan, dia malah berhenti dan agak tertahan. Dia memilih untuk memaafkan dan nantinya si lawan punya kesempatan untuk kembali menyerang. Kalau saya yang jadi jagoan, saya habisin dia, sorry saja kalau tiada ampun dan saya juga bukan Tuhan.
Pelajaran Akhlak
Melampaui Politik
Tetapi Jokowi tetaplah Jokowi. Dia tidak peduli apakah cium tangannya kepada orang yang lebih sepuh atau langkah kakinya untuk menjenguk orang yang sedang sakit berdampak secara politis atau tidak. Barangkali dia berpikir kalau berdampak ya alhamdulillah, tetapi kalau pun tidak ya tetap alhamdulillah. Tidak ada yang dirugikan dengan membuat orang lain senang, bukan?
Arifin Ilham
Benarkah Nabi Muhammad Tidak Bisa Adil?
Oh.... Suamiku Poligami
"Jlebbbb!!!". Seperti di panah tusuk sate jantungku, seperti di tikam tusuk gigi hatiku mendengar pengakuan lugu istriku, segera aku seka air matanya dan meyakinkannya
"Jika itu terjadi, bunuh saja aku, aku lebih ridho terbunuh sekejap daripada perlahan membunuhmu dengan nafsu berbungkus agama ( poligami )".
Strategi Aa Gym dan Arifin Ilham
Yang Sunah itu Monogami bukan Poligami
Ayat di ataslah yang selalu dijadikan dalil poligami. Bahwa poligami--katanya-- syariat Islam yang digariskan Al-Qur'an. Poligami adalah sunah Rasul karena Rasul berpoligami. Lebih ekstrem lagi bahwa suami yang hendak berpoligami tidak perlu izin dari istri pertamanya. Jauh lebih parah dari itu kini justru para perempuan Muslimah sendiri yang meminta dirinya dipoligami.










