akal felix siauw

Tiada Agama Bagi yang Tidak Berakal: Catatan untuk Felix Siauw

Metode tafsir maudhu’i (tafsir tematik) menjelaskan hal ini dengan sangat bernas. Bahwa seorang penafsir seharusnya mengelompokkan terlebih dahulu semua ayat yang memiliki benang merah sejajar, mengimpresikannya, lalu menyimpulkan pesan dasarnya. Dengan metode ini, buah simpulan takkan berdiri sepenggal (menurut ayat ini saja), parsial, tetapi meliputi seluruh makna yang dikandung ayat-ayat setema tersebut. Menjadi (lebih) holistik secara moral-ethic dan komprehensif secara ilmiah.

Akal Ustad Felix Siauw

 

Bukan...bukan karena beliau muallaf saya menilainya bukan rujukan yang pas tentang Islam. Tapi karena beberapa "fatwa"-nya saya liat justru gak mencerminkan Islam yang saya percayai, yakni Islam ramah, damai-mendamaikan, humanis dan rasional.

Sebagai Muslim jujur saya senang jika ada yang masuk Islam. Tapi saya jadi sedih jika ada muallaf yang suka menjelek-jelekkan agama lamanya, mempreteli aib Kitab Suci agama lamanya, atau menelanjangi akidah-teologis agama lamanya.

Pages