agama yang paling benar

Agama Manakah yang Paling Benar?

 

Hal yang sama juga berlaku buat teman-teman non-Muslim yang tumbuh dalam lingkungan non-Islam. Seseorang memutuskan untuk menjadi "Kristen" misalnya bukan semata-mata karena "faktor teologi" (Roh Kudus telah bekerja misalnya) tetapi juga "faktor budaya" yang sangat kompleks. Banyak sekali kajian-kajian akademik mengenai "antropologi konversi" (menjadi Muslim, menjadi Kristen, dlsb) yang sangat rumit dan karenanya perlu dilihat dari berbagai sudut pandang.

Pages