Begini Cara Membedakan Agama dan Simbol
Derrida juga menyatakan bahwa segala sesuatu yang hadir hanyalah bahasa yang terserak, meninggalkan remah-remah makna yang dilupakan dan disingkirkan, sehingga tugas kita adalah membongkar (dekonstruksi) bahasa tersebut. Akan tetapi, posmodernisme dianggap jatuh pada subjektivisme dan yang riil, yang benar, yang sejati, pada hakikatnya nihil – meski Derrida menyatakan kebenaran hanya tertunda.
Karena itu kita harus menengok prinsip wujud (ontologi) menurut al-Ghazali.

