by

Orang Beradab

Oleh : Asrof Husin

Orang beradab itu mengutamakan kehalusan dan kebaikan Budi pekerti, kesopanan dan akhlak.

Orang beradab itu selalu menjaga perkataan dan perbuatan dan jangan sampai perkataan dan perbuatannya menyakiti hati orang lain.

Orang beradab itu tidak mau pamer ibadah dan selalu tawadhu/rendah hati, tidak sombong, tidak angkuh. Selalu menjaga hatinya dan hati orang lain.

Orang beradab itu akal dan hatinya selalu terbuka untuk dikritik dan menerima kritikan, selalu bercermin, selalu introspeksi diri. Tidak pernah tersinggung dan marah jika dikritik dan malah berterima kasih karena bisa memperbaiki diri.

Orang beradab itu mengerti sendiri apa yg harus dilakukan untuk kebaikan bersama, taat menjalankan aturan yg telah ditetapkan untuk kebaikan. Tidak perlu diperintah dan dipaksa, karena kesadaran diri sendiri sudah tinggi.

Orang beradab itu Tuhannya tidak baperan, tidak sensitif, tidak sedikit2 penistaan, menghormati perbedaan dan keberagaman menegakan toleransi beragama dan berjalan dijalan kemanusiaan.

Orang beradab itu selalu menyebarkan kesejukan, kedamaian dan persatuan. Selalu menyebarkan kebaikan, kasih dan cinta. Tidak pernah mau menyebarkan kedengkian, kebencian hoax dan fitnah. Menjaga diri, menjaga akal Budi dan menjaga hati supaya tidak menjadi orang biadab yang menyebarkan kedengkian, kebencian, permusuhan, hoax dan fitnah, seperti : video durasi panjang seseorang yg dibencinya lalu dieditnya menjadi sekian detik/menit dan kemudian disebarkannya lalu berteriak penistaan agama.

Orang beradab itu sangat malu jika memanggil Tuhannya dengan berteriak2 sekuat2nya, sangat malu dan merasa berdosa jika perbuatannya yg demikian itu mengganggu ketenangan tetangganya dan lingkungan sekitarnya. Cukup dengan suara rendah dan lembut untuk memanggil orang lain untuk menyembah Tuhan, tanpa dipanggil juga harusnya sudah tahu karena waktunya sudah ditetapkan.

Orang beradab itu tidak akan sekuat2 suaranya dalam memanggil Tuhannya, karena dia tahu Tuhan sendiri benci hal demikian, Tuhan tidak suka dan berkata ” Aku tidak tuli ” dan Aku itu berada sangat dekat dengan kalian, sangat dekat sekali dengan kalian.Tuhan itu bersemayam dihati orang beradab dan tidak ada Tuhan dihati orang biadab.

Orang beradab itu membangun peradaban.

Orang biadab itu menghancurkan peradaban.SALAM DAMAI.

Sumber : Status facebook Asrof Husin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed