by

Najwa Shihab Belokkan Fakta

Oleh : Niken Ari Purwanti

Bahkan, sekelas Najwa Shihab pun membuat narasi yang mengaburkan bahkan berpotensi membelokkan suatu fakta. Dalam postingan @matanajwa yang mengajak patungan beasiswa untuk Ketua BEM UI, Leon, Najwa seolah-olah menokohkan Leon sebagai sosok heroik.

Leon digambarkan sebagai anak muda yang berani merantau jauh dari rumah dengan segala keterbatasannya. Leon digambarkan sebagai mahasiswa pejuang yang rela bekerja sambil kuliah. Padahal, di awal disampaikan kalau dia adalah mahasiswa penerima beasiswa bidik misi. Artinya, semua biaya kuliah hingga biaya hidup dan uang sakunya dibayar negara

.Dan, penerima bidik misi syarat utamanya juga tidak semata prestasi. Penilaian utamanya berdasarkan kemampuan dan kondisi ekonomi keluarga. Jadi, kalau dia tidak minta uang jajan dari ibunya ya wajar saja. Biasa aja kaleeeee… Lha wong semua biaya kuliah dan biaya hidup sudah dibayar negara. Memang, ada batasan waktu bagi penerima beasiswa bidik misi, yakni empat tahun. Hitungan soal waktu ini rasional. Bagi mahasiswa berprestasi, batasan waktu empat tahun untuk lulus kuliah rasanya ya terjangkau.

Kalau Leon kuliahnya molor hingga jatah bidik misinya habis, ya memang sudah konsekuensinya. Masih banyak anak muda Indonesia lainnya yang ingin merasakan bangku kuliah dan butuh dibantu oleh beasiswa negara. Gantian dong mas brooo… Bekerja sambil kuliah? Helooooo… saya kira ada ribuan mahasiswa yang seperti itu. Termasuk saya dan suami, dari awal kuliah sudah biasa nyambi bekerja untuk sekadar beli sebungkus nasi kucing plus sepotong tempe mendoan.

Saya tidak mengomentari tentang pribadi Leonnya ya, lepas siapa dia atau apa preferensi politiknya. Saya hanya menyoroti narasi Najwa Shihab yang kali ini menurut saya berlebihan. Sekelas Najwa gitu lho… Sukoharjo-Jakarta itu juga bukan jarak yang uwow untuk disebut merantau. Kecuali, kalau Leon ini berasal dari pedalaman Papua, yang butuh berhari-hari untuk sekadar bisa nyampai ke pelabuhan atau bandara di Papua. Sukoharjo Rek, itu “cuma Solo kemringet”! Well, kayaknya ini postingan saya yang paling nyinyir…#ajarnyinyir#nyinyir

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed