by

MUI Cabang NU

Oleh: Kend Subiakto

Setelah kita berucap Alhamdulillah atas mundurnya KH. Mitachul Akhyar sebagai ketua MUI dan fokus pada jabatan barunya di NU sebagai Rais Aam jauh lebih mulia utk sosok mulia.

MUI itu sekarang jadi angker dan menyeramkan baik utk orang Islam sendiri maupun agama lain. Bagaimana tidak prilaku para pengurusnya lepas kendali dari kaidah berormas yg benar apalagi membawa nama Islam.

Liat saja prilaku Abbas yg cenderung melakukan pembenaran atas hal yg salah. Statementnya selalu blunder dan terus diulang seperti pikun akut. 

Sekarang saat KH. MA mundur katanya dia membuat surat yg menyayat hati meminta NU merelakan KH.MA meragkap jabatan. Ini apa2an dan akal2an apa lagi yg mau mereka lakukan. 

NU itu ormas keagamaan yg tidak mau bicara pembenaran, anggota resminya 60 jutaan, belum lagi yg berafiliasi. Terus mau minjam KH. MA utk dijadikan bumper. Atau mau agar disebut MUI adalah NU, oh no man. Terlalu mahal buat NU kalau ngurusi MUI yg terlanjur terkontaminasi dan berakhlak bak oposisi kepada Ulil Amri.

Jadi bujuk rayu mereka para perusak Islam berkedok kebaikan itu harus diabaikan NU. Kalau perlu NU buat majelis ulama NU agar MUI mati suri.

Kehidupan dan nafas MUI itu sudah bau bak buaya yg bernafas sehabis makan bangkai buaya yg baru di telannya. MUI itu lembaga keormasan Islam yg mengunyah Islam itu sendiri, kebaikan dimakan lalu di bangkaikan kemudian di muntahkan dgn perilaku yg memuakkan, dgn demikian orang menilai itulah Islam. Padahal itu hasil olahan manusia sempalan setan.

Jadi kita berharap NU tetap NU, tidak seperti MU yg berubah, Abbas itu kan MU yg makin lucu.

(Sumber: Facebook Kend Subiakto)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed