by

Bola Panas Nusantara

Oleh: Biakto

Nyoman Nuarta sedang menyiapkan patung Jokowi menaiki motor yg akan di pajang di Mandalika. Sebentar lagi angin senyinyir akan makin deras dgn segala fitnahnya.
Bersamaan dgn makin jelasnya hasil kerja Jokowi, begitu juga getar kekhawatiran kita kalau manusia luar biasa ini merucut tak bisa kita gandoli utk ketiga kali.

Kita tau sampah politik mulai dijual dgn banyak cara lama. Bahkan sekelas destroyer seperti Anis mulai di poles bak barang jualan yg jelas rongsokkan dibilang berlian, ini kan gila namanya.

Pemimpin itu dipilih, bukan minta di pilih. Orang pilihan itu hanya ada dua yg kalau di floor pasti di sambar pemilih. Dialah Jokowi dan Ahok, dan ada potensi susulan GP.
Walau kita tau ada juga beberapa yg berpotensi pada grade dibawahnya. Disana ada SM, ETHO, tapi mereka bukan orang partai yg mengatur angin Nusantara, shg perahu harus mengikuti arah tiupannya.

Muka2 tak ramah buat Indonesia ini sangat mengkhawatirkan kita, Jakarta jadi porakporanda, bahkan RK yg bermuka dua juga sama bahayanya dia an AB adalah alumni Petamburan yg jelas piaraan Cendana.

Kewaspadaan kita atas gelontoran dana triliunan utk memuluskan nafsu kekuasaan mereka bukan kerjaan gampang. Sampah diatas akan di poles dgn dana besar yg digelontorkan pada grass roots dgn akhlak yg masih sebatas isi perut, umpan pasti dimakan, setelah itu Nusantara pingsan dipimpin manusia sungsang pikiran dgn philosofi berkuasa dulu, mikir bekalakangan, negara akhirnya jadi barang dagangan.

Melawan kekuatan uang mereka tidak ada yg kuat,satu2 nya jalan adalah dihadapi dgn kenyataan sosok yg sudah kelihatan hasil kerjanya dan makin dicintai rakyatnya. Jokowi satu2 nya, tidak ada calon pemimpin sebaik dia, Ahok urutan berikutnya, semoga Tuhan menjadikan mereka buat Indonesia dan bisa menyelamatkan dari terkaman pada jahanam yg diam mengendap bersiap melahap semua kekayaan Nusantara sebagai mana saat mereka berkuasa, orba adalah malapetaka buat Indonesia.

Gaung Jokowi 3x makin meninggi, UU harus dikoreksi karena ia bukan kitab suci. Jangan tanya Jokowi mau atau tidak, orang yg patuh atas konstitusi ini harus di cegat dgn konstitusi. Kalau Amandemen sudah di jalankan, masa jabatan presiden bisa 3x atau lebih, maka tidak ada alasan Jokowi menolak kehendak rakyat.

Jangan gegara mau menjadikan Puan presiden, PDIP diam seribu bahasa, seperti tikus kedinginan. Kelas partai pemenang pemilu kok syaraf negarawannya ngilu.

Mari tinggikan suara menekan amandemen UU pemilu agar bisa mendorong Jokowi 3x, sebelum Indonesia di cengkram para gali.

Jokowi 3x Indonesia makin jaya, Jokowi berhenti kita sakit gigi.

(Sumber: Facebook Biakto)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed