kalis mardiasih
Tukang Becak di Jalan Raya Politik
Islam di Mata Orang Asing
Rumah
Suatu ketika, aku diutus ibu untuk mengunjungi salah seorang di desa yang jauh. Tipikal rumah desa yang ruang tamunya masih jadi satu dengan hewan ternak mereka. Aku berkunjung tanpa membawa buah tangan apapun. Tetapi, ketika pulang, mereka memaksaku membawa hasil panen dan macam-macam keripik.
"Pakde, ini kan kalau ditotal harganya mahal."
Ibu Nyai Hj Sinta Nuriyah Wahid
Kalis, Afi dan Shoma
Tulisan Kalis bukan tulisan opini biasa. Tulisan-tulisan Kalis bergaya kolom yang kontemplatif. Saat mojok.co belum kukut, tulisan Kalis adalah yang paling saya paling tunggu. Di media ini tulisan-tulisan Kalis bernuansa satire-sarkas, namun tetap renyah dikunyah. Harus diakui tak banyak penulis yang bisa mengolah kata-kata seperti Kalis melakukannya.






