keadilan
Berbagi Warisan
Pak Jokowi, Apakah Kami Sudah Mencuri Perhatianmu?
dirinya lagi..
Kami beda suku, agama dan ras, pak. Tapi kami saling mencintai. Karena apapun kami, kami adalah saudara dalam merah putih.
Pak Jokowi, dengarkan suara kami..
Lihat betapa kami ada di belakangmu, ratusan ribu, untuk menngembalikan tatanan negeri ini yang telah rusak oleh oknum yang mengaku, "kamilah pedang keadilan di negeri ini.."
Keadilan
Oleh: Erizeli Bandaro
Seorang pria, kurus dan bingung di ruang tamu tanpa perabotan. Istrinya terus ngomong dan kadang histeris ketika di timpalinya. Anaknya terus merengek dalam pelukan ibunya karena sakit. Pemilik kontrakan sudah memberi ancaman yang ketiga kali. Tidak bayar sewa, keluar. Pria itu menatap nanar ke sekelilingnya. Dia kehilangan akal untuk menenangkan istrinya. Kehilangan kekuatan bicara tentang sabar ketika dapur sejak kemarin tidak mengepul, anak sakit yang tak bisa di bawa kerumah sakit, rumah kontrakan yang nunggak tiga bulan.
Muhammadiyah : NKRI Final Bukan Khilafah
Muhammadiyah baru saja merumuskan konsep kenegaraan yang tepat sesuai dari berbagai aspek dalam sebuah konvensi. Dalam rumusan tersebut jelas tidak ada perubahan system Negara, artinya NKRI merupakan keputusan final yang tidak bisa diubah. Berikut hasil konvensi Muhammadiyah :
1. Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bersama bangsa, dengan berbagai kelompok, golongan dan kepentingan tinggal di dalamnya. Oleh karena itu, segenap komponen Bangsa memiliki kewajiban dan hak untuk menjaga Keamanan, kesatuan, Keadilan, dan Kesejahteraan.






