by

Zonasi PPDB Akan Ratakan Kualitas Pendidikan

Anakku termasuk yg mana? Jangan sampe aku jadi Jarkoni. Jujur ya, dia jadi generasi pertama sistem ini. Dia masuk SMP tahun lalu. KK kami Salatiga, tapi dia harus sekolah di Balikpapan karena ngikut orang tua. Seandainya tetap sekolah di Salatiga, jujur saja karena masih generasi pertama (dan kebetulan sekolah negeri di dekat rumah bukan favorit), Kekhawatiran itu ada. Aku memikirkan sekolah swasta. Bukan berarti aku kaya, tapi kupikir aku kuat ngelesin dia jadi dana buat les bisa dialihkan untuk bayar sekolah swasta.

Tapi ternyata kondisi mengharuskan dia pindah, aku tetep ngejar SMP negeri favorit dan ada jatah kuota 6 untuk anak2 zona luar. Alhamdulillah dia bisa masuk. Seandainya tidak, aku ya memikirkan sekolah swasta. Tapi kupikir nantinya kalo sistem ini sudah berjalan, kekhwatiran2 itu akan hilang dengan sendirinya. Anak2 jadi malas belajar krn merasa tak ada persaingan itu kupikir tak beralasan. Kl memang mereka pinter bisa menginspirasi sekitarnya. Kepintarannya lebih bermanfaat.

SD sampai SMA itu masih pendidikan dasar kalo menurutku. Jadi sekolah punya pemerintah harus dibuat se-berkeadilan sosial mungkin.

Jal, nek kasuse kayak bulik sayur itu gimana, kasian pak Jokowi dong, kelak diakherat ditanya malaikat mengenai tanggung jawab beliau sebagai pemimpin. Dan orang2 seperti bulik bisa menuntutnya

Sumber : Status Facebook Dahayu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed