by

Tertib Antri

Sayangnya model antrian kayak gini masih belum bisa kita nikmati secara merata. Jadi di banyak tempat, ternyata kita masih kudu menunggu buang waktu secara fisik.

Masih kalah sama tukang bubur ayam langganan. Antrinya bisa online. Cukup telepon dari rumah, begitu pesanan siap, si tukang bubur kirim WA : Sudah siap nih pesanan buburnya, Om. Silahkan diambil. Mantabs.

Beda dengan tukang bubur yang satu lagi, dia masih rada oon dan ndeso. Dia biarkan para calon pembeli berdiri cengok lama nunggu antrian dilayani. Makin banyak yang antri, kita makin stress. Apalagi kalau sampai ada yang nyodok, bawaannya mau kita timpuk aja.

Mestinya dia buka pesanan online dong. Jadi pas kita datang, langsung dilayani. Dan kita tidak akan datang, kalau belum pas giliran dilayani. Sederhana sekali logikanya.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed