Tentang Abu Janda

Pendukung2 @permadiaktivis1 adalah orang-orang yang nyaman dengan dia, dan apa yang dia lakukan. Aksi dia dianggap mewakili suara mereka. Pada diri dia, orang-orang ini melihat mereka ada di situ. Dia bukan dari keluarga ‘cendana’ sehingga orang-orang ‘nyaman’ dengan sosoknya. Pembelaan mereka terhadap dia, bahkan sampai melawan suara tokoh-tokoh sekaliber Mbak @AlissaWahid adalah refleksi perlawanan terhadap ‘establishment’.
Hal ini juga terlihat dalam fenomena perkembangan organisasi politik Islam transnasional di Indonesia seperti HTI dan IM yang berhasil mengganggu ‘establishment’ seperti NU dan Muhammadiyah, atau fenomena munculnya gereja-gereja karismatik berbasis teologi kemakmuran yang berhasil mengganggu ‘establishment’ dari gereja-gereja tradisionalis yang sudah berdiri dari jaman dulu di Indonesia.
Ada kondisi di mana orang ingin berubah, tanpa perlu berpikir secara rasional atau objektif. Sepanjang dia nyaman dengan tawaran perubahan itu, dia tidak akan berpikir objektif atau mecoba untuk melihat rekam jejak.
Gak ada kesimpulan dalam tulisan ini sih. Gak juga judging siapa benar dan siapa yang salah. Akan tetapi fenomena-fenomena ini sangat penting untuk tetap diamati, diikuti dan dianalisis.
Karena ini pelajaran yang berharga bagi para Night Watchers…
Sumber : Status Facebook Alto Luger

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *