Tenan, Aku Rapopo

Dan ketika ada tenaga medis yang tumbang, justru ada nakes yang diusir dari tempat tinggalnya, ditolak jenazahnya. Tak cukup sampai di situ, tak sedikit yang nyukurin.. marahin kenapa nakes kok cerewet dan hanya bisa mengeluh padahal sudah digaji tinggi. Bahkan lebih dari itu, sekarang ramai tudingan terhadap tenaga kesehatan mengambil keuntungan dari pandemi dengan cara membohongi masyarakat.

Saya tahu, ada tenaga medis atau lembaga kesehatan yang tidak profesional, missed management atau melakukan kesalahan dengan segala keterbatasan yang ada, dan itu sesungguhnya bukanlah cerminan bahwa seluruh tenaga medis dan fasilitas layanan kesehatan di Indonesia ini buruk dan atau bahkan bersandiwara berkomplot untuk berbuat jahat pada masyarakat. Dan saya tahu buanyak buzzer anonim yang menyerang secara bertubi-tubi sampai mempengaruhi masyarakat turut menuding tenaga medis. Dan buzzer mana mau tahu, justru itu menjadi bahan propaganda.

Bahkan bisa jadi tulisan ini juga jadi bahan ejekan atau cacian oleh buzzer dan nular ke sebagian masyarakat.

Memang awalnya ada perasaan nggak enak atau mangkel, maklum manusia. Tapi belakangan perasaan itu luntur dengan menyadari bahwa tujuan utama menjadi tenaga kesehatan adalah membantu, menolong dan menjaga kesehatan masyarakat meski harapan untuk dapat penghasilan yang baik tidak disingkirkan.

Satu hal yang penting dalam etika medis: independensi. Masyarakat berhak untuk memilih jalan kehidupan dan jalan kesehatannya. Tugas tenaga medis adalah membantu. Soal lainnya, itu tugas negara. Maka sejak awal saya pribadi tidak menyalah-nyalahkan masyarakat yang harus berjuang hidup dan menghidupi keluarga dengan keluar rumah. Saya hanya mengajak untuk melakukan proteksi diri dengan baik.

Dalam bahasa agama, tujuan utama itu masuk hifdz nafs yang oleh Kyai Ali Yafie disebut sebagai maqashid al-syari’ah yang pertama dan paling dasar. Dari situ saya menilik lagi ke dalam… lalu bilang pada diri sendiri, “Tenan, aku rapopo”

Sumber : Status facebook Alim

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *