Surat untuk Presiden Jokowi

 

Ini memang bukan berita baru dan tak terlalu mengejutkan masyarakat, namun tak bisa didiamkan. Oleh karenanya mohon perkenankan saya yang wong cilik ini dapat berbagi, agar kiranya Bapak dapat mempertimbangkan langkah apa saja yang sebaiknya dapat dilakukan oleh pemerintah yang harus segera ditempuh.

1. Kiranya Bapak berkenan mengganti Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dengan kandidat yang bukan dari partai. Agar Yasonna pun dapat lebih fokus mempersiapkan diri untuk maju sebagai anggota dewan. Mungkin sementara bisa digantikan oleh Abraham Samad atau Kang Asep.

2. Menyiapkan dan membentuk Tim Khusus Sidak yang terdiri dari dua anggota TNI pilihan, dua anggota Staf Kepresidenan, dua anggota KPK, 2 anggota kejaksaan, 5 orang wartawan senior perwakilan dari media nasional.

3. Setelah Pilpres 2019 agar dapat mendesak DPR RI untuk merevisi UU Tipikor. Bahwa bagi koruptor yang menjarah uang negara/rakyat yang besarannya di atas 5 milliar langsung dijatuhi hukuman mati selain dimiskinkan, serta dicabut hak politiknya untuk selamanya bagi koruptor yang tak mendapat hukuman mati.

4. Membuat Lapas Khusus Koruptor di Pulau Terpencil dengan penjagaan super ketat.

5. Tahun 2019 sudah saatnya melakukan “Revolusi Hukum,” agar supremasi hukum yang masih dianggap amburadul bisa segera dibenahi.

Demikian, semoga Bapak berkenan mempertimbangkan urun saran ini, dan mohon maaf atas kelancangan saya. Terima kasih.

Hormat saya,

Wahyu Sutono

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *