Sertifikasi Ulama Memang Penting

Oleh : Djohar Iskandar

Mari kita support MENTERI AGAMA agar merealisasikan Sertifikasi Ulama, agar kelak kedepannya tidak ada lagi orang” yg belum paham agama memberikan tausiah kepada umat beragama.Karena ulama” spt itu lah yg dapat memecah belah umat, n bangsa kita cintai ini…”Hentikan Ulama Suu menghukumi n berkhotbah tentang agama”****************************Salam damai semuanya

Baru baru ini sangat heboh pernyataan Desak Made Darmawati pada saat tausiah ” mengapa saya masuk Islam” yang diunggah di Youtube.Desak Made ini lahir dalam keluarga Hindu di Bali, besar di bali, setelah dewasa kemudian menjadi mualaf. Dalam tausiahnya itu Desak Made dengan kata “hayalannya” bahwa Bali itu tempat berkumpulnya setan, Bali itu punya banyak Tuhan, Bali itu menyembah pohon dsb, dan mendapatkan uplouse pula dari peserta tausiah tersebut.

Saya hanya heran dengan ibu yg satu ini, gelar “Dr” dan dia sendiri berasal dari darah daging orang bali dan dari kalangan keluarga berkasta pula “DESAK” dan nama belakangnya juga Darmawati yg kurang lebih artinya Wanita yg mempunyai Darma/kebaikanMempelajari dan menghayati ajaran agama Hindu yg dianut semenjak dia dalam kandungan aja belum faham dan mengerti, dan setelah dewasa dan menjadi mualaf dalam waktu yg tidak lama dan belum juga memahami dan mempelajari agama dan keyakinannya yg baru aja sudah bisa membuat pernyataan dan menistakan agama dan keyakinannya yg sebelumnya.

Saya yakin kalau didalam ajaran Agama manapun itu tidak ada satupun perintah dari Tuhan untuk menjelekkan agama yang lain, dan merasa diri paling BENAR. karena hakekatnya kebenaran itu adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha EsaAgamamu adalah AgamamuAgamaku adalah AgamakuBali pernah di bombardir oleh teroris yg menyatakan hal yg sama seperti yg ibu ucapkan dalam tausiah ibu tentang Bali dan Hindu. Tetapi kami tidak pernah dendam dengan Agama manapun, karena itu perbuatan oknum yg terlalu “mabuk agama” dan merasa dirinya paling benar sampai melebihi Tuhan. Kalau untuk maaf kami yakin pasti dimaafkan, biarlah itu menjadi KARMAPALA atau dalam bahasa lazim hukum sebab akibat nya ibu

Semoga tidak terjadi lagi kejadian yg seperti ini, jangan seenak mulut aja ngomong, giliran dimintai pertanggung jawaban, buat surat permintaan maaf bermaterai 10kIngat buk, Tuhan tidak pernah tidur atau dalam bahasa jawanya Tuhan mboten sare

#janganlupaTuhanagarbisadamai#janganlupakeluargaagarbisabahagia

Sumber : Status Facebook Djohar Iskandar

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *