Sejarah Singkat Teroris Disekitar Kita

Faktor fundamentalisme dan radikalisme dalam agama adalah fenomena yang menimpa agama apapun. Terlebih ketika agama berkelindan dengan kekuasaan. 

Berikutnya faktor froxi. Buku tentang Kles Sipil, karya Semuel Huntington di dekade 1990-an, adalah perubahan dari proxy komunis ke proxy teroris Islam. Mereka sudah uji coba di laboratorium ‘Mujahidin’ Afganistan. Taliban. Al Qaedah. ISIS. Mereka sama, teroris yang diciptakan oleh Bos Teroris AS, Zionis dan Inggris.

Ingat hari Pahlawan 10 November. Inggris datang dan dalang kolonialisme baru. Mereka tak menghendaki bangsa dan negara Indonesia ini ada sejak dilahirkannya. Dulu mereka datang dalam bentuk kapal, tentara dan senjata di Surabaya. Sekarang tenara mereka teroris. Senjata mereka hape. Bikin dengung buzzer. 

Pace Yaklep : Bagaimana cara melawannya ? 
Santri Kalong : Bangsa dan negara ini harus bergandeng tangan bersama membuat obatnya. Anti tesis ISIS adalah poros perlawanan. Ingat Wiji Thukul hanya satu kata : Lawan. Ketakutan adalah kekalahan. Sikap tak peduli adalah kekalahan. Tidak bersatu juga kekalahan. Ini urusan kita semua bangsa Indonesia. Semua komponen bersatu. Banser dan banserep keluarkan semua, bentuk barisan bersama. Garda Pancasila untuk mengawal Garuda Pancasila.

Mbah Karsono : Carane piye ?
Ketelimbeng :  Gotong royong mbah. 

Habiskan anggarannya tidak gotong royong. Makan sendiri-sendiri. Pemerintah sendiri yang caranya kontra gotong royong. Semua mau diproyekkan. Ini yang bikin kita susah kompak. Tabiat galojo, birokrat dan politisi blunder besar relublik ini. Kita rakyat siap siaga jika dipimpin dengan baik. Jangan ke rakyat ajak baik, kamu sendiri nyolongan itu bagaimana.
Angkringan Falsafah Pancasila

Sumber : Status Facebook Abdul Munib

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *