by

Satpol PP Harus Belajar dari Mbah Priok

Oleh : Rouli Rajagukguk

Kalian masih ingat tragedi Mbah Priuk? Tragedi itu menyisahkan pilu yang sangat dalam sampai saat ini. Tapi saya sedang tidak membahas permasalahan tragedi itu. Saya melihat apa yang terjadi saat itu adalah puncak kemarahan masyarakat kepada Satpol PP, karena rentetan tindakan sewewenang dari para petugas Satpol PP di DKI Jakarta.

Kalian tidak bisa menyalahkan tindakan warga Jakarta, itu adalah puncak kemarahan yang selama ini dipendam masyarakat dari berbagai sumber informasi media atas tindakan anarkis Satpol PP kepada warga Jakarta dan lainnya. Di saat PPKM Darurat ini, para Satpol PP harus lebih sabar saat menjalankan tugas dilapangan. Semua memang serba sulit, tapi jangan menambah kesusahan dan bebat rakyat kecil.

Untuk mendapatkan uang, rakyat kecil harus terus bekerja, untuk bisa makan, rakyat kecil harus mendapatkan uang.Kalian diberikan tugas, bukan berarti menindas rakyat atas nama “PERINTAH ATASAN”. Kalian dipercaya negara, bukan berarti seenaknya memarahi rakyat. Kalian boleh tegas, tapi harus mendidik. Kalian boleh tegas, tapi harus tersenyum. Cukup kalian bubarkan kerumunan dilapangan, bukan dagangan atau tepat usahanya yang kalian tutup.

Kalian bisa memberitahu pedangan agar tidak menciptakan kerumunan, kalian bisa berjaga ditempat-tempat keramaian untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat.Jika ingin PPKM Darurat berjalan lancar, berhentilah anarkis terhadap rakyat kecil.

Sumber : Status Facebook *Rouli Rajagukguk*

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed