by

Salah Belajar

Oleh : Ahmad Sarwat

Belajar suatu ilmu baik tapi bisa saja salah. Masak sih? Misalnya salah guru. Misalnya mau belajar berenang, ternyata salah guru. Belajar berenang kepada guru yang mengaku pandai berenang padahal menipu. Terbukti gurunya mati tenggelam gara-gara terpelset di kolam yang dalam dan ketahuan tidak bisa berenang.

Belajar bahasa Arab, kepada orang yang tidak bisa menggunakan bahasa Arab. Boleh saja secara grammar dia ahlinya, tapi giliran ketemu kitab berbahasa Arab, membacanya kok gak paham-paham juga. Bisa baca sih tapi lama banget untuk bisa menarik kesimpulannya. Kalau gurunya saja kayak gitu, lantas muridnya bagaimana?

oOo

Kunci sukses belajar itu guru, baru murid. Jangan dibalik. Kalau gurunya pintar, sesulit apa pun pelajaran akan jadi mudah. Sebodoh apapun muridnya, paling tidak lumayan bisa bertambah ilmunya.Makanya suksesnya proses taklim itu dimulai dari faktor guru. Dan itulah program unggulan yang dikerjakan oleh Nabi SAW.

Beliau SAW menyiapkan terlebih dahulu para guru. Banyak shahabat yang dikader langsung oleh Nabi SAW. Namun yang benar-benar ngajar agama dan ahli di bidang lain tidak banyak. Dari jumlah 124 ribu ternyata hanya 130 shahabat saja. Diketahui dari jumlah fatwa yang mereka wariskan.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed