by

Salafi Wahabi Salah Memaknai Hijrah

Oleh : Abdulloh Faizin

Kontaminasi makna hijrah terus didengungkan dan sangat benturan dengan konsep syariah, mereka tidak mampu membedakan makna hijrah Rasulullah dengan makna Tekstual hijrah yang berbasis niat serta makna tobat.

Istilah hijrah hanya digunakan dai salafi untuk memberi bumbu dan mempolarisasi dan menjadikan sebagai media rekrutmen kepada selebriti artis mualaf mengikutinya.

Arti hijrah sebenarnya, dalam bahasa perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, dalam hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah untuk mengantisipasi ancaman dan rintangan dakwah lalu turun ayat dakwah, jika hijrah salafi dihubungkan dengan tema ini salah karena, tidak ada analog yang nyambung bahkan tidak ada hijrah setelah terbukanya kota mekkah.

jika dihubungkan hadist yang ber basis niyat adalah keinginan hati untuk kembali berbuat baik atau bertaubat. artinya taubat yang sesungguhnya bukan hanya dengungan sebagai prilaku wah, bahwa artis hijrah itu wah dan hebat tidak, justru harus merendah merasa berdosa lalu menuju ke jalan yang benar tidak terus berbangga dengan ke- hijrahanya.

Dan tobat harus lahir dan bathin bukan hanya costum, celana gamis semata, adi trending istilah itu perlu diluruskan supaya bahasa hijrah itu tidak disalah artikan untuk kepentingan tertentu sebagai sebuah istilah yang dilegalkan untuk menarik perhatian dan brand bisnis fashion yang bergaya syar,i.

Sumber : Status Facebook Abdulloh Faizin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed