by

Salafi-Sufi : Olokan, Penghinaan, Penghancuran dan Pembunuhan

Oleh : Ainur Rofiq Al Amin

Orang Wahabi-Salafi mengolok para pecinta tarekat dengan sebutan bahwa para sufi “eksis” saat ada kondangan atau berkatan untuk makan-makan. Beberapa meme ada di medsosseperti: الصوفي يدور مع مائدة الطعام حيث دارت الصوفي يدور حيث دارت القصعةSedang kelompok Wahabi-Salafi menyebut dirinya selalu berkutat dan berpegang kepada dalil:السلفي يدور حيث دار الدليل

Lihat lengkapnya:https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=109741187910860&id=100066249383411

Tentu tuduhan seperti itu kepada para pecinta tarekat tidak benar. Karena faktanya banyak pengamal tarekat yang malah sering berpuasa dan kalau makan pun sedikit. Bagaimana kondangan nampak di video ini? Asal tahu ya? Pada acara gemblengan (sebelumnya diawali Ratiban) yang dihelat pada malam Ahad kemarin di rumah Gus Yayak itu tentu bukan dalam konteks mau mengenyangkan perut. Mereka adalah para remaja dan pemuda yang punya lelakon puasa. Lalu sebagai wujud syukurnya saat telah punya rezeki, mereka mengadakan kondangan. Tapi ingat ya, kondangan itu tidak untuk dimakan sendiri, namun akan dibagikan ke yang teman-teman lain yang jumlahnya banyak, termasuk kepada para tetangga.

Berbeda dengan kondangan Wahabi Arab yang ugal-ugalan dan cenderung mubazir. Pastinya yang ugal-ugalan saat kondangan itu bukan para pengamal tarekat, lihat foto kondangannya di:https://albalad.co/…/penduduk-saudi-buang-557-ribu-ton…/

****Selain mengolok juga melakukan penghinaan dengan ujaran syirik. Bagi Salafi, kaum Sufi selain dianggap kembar Syiah, juga dicap dicap syirik, lihat: (https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2851197838427008&id=100006104585222).

Tuduhan serampangan dan penghinaan serta berimplikasi menciptakan permusuhan.Kelompok Wahabi-Salafi ini saat masih kecil dan belum punya kekuatan politik hanya akan bersuara keras atas kaum sufi. Namun, kalau mereka mendapatkan angin kekuasaan, akan mudah menghancurkan apa yang menurut mereka syirik. Mereka menghancurkan dengan bom dan buldoser atas salah satu situs bersejarah yang berupa makam tokoh Sufi Abad Ke-15 dan membakar perpustakaan di Libya, baca:https://www.hrw.org/…/08/31/libya-stop-attacks-sufi-sites

Tidak hanya menghancurkan situs bersejarah ulama Sufi, pelaku tarekat yang masih hidup juga dibunuh dengan alasan syirik dan sejenisnya, baca:https://minanews.net/usai-eksekusi-dua-ulama-sufi-mesir…/

Kesemua pelaku kejahatan yang berbaju agama di atas adalah mereka yang membenci dan memusuhi tasawuf. Mereka tiada lain kalau dalam istilah saya berdasar “identifikasi ciri terdekat” adalah berasal dari rahim kelompok yang hobi membid’àhkan, mensyirikkkan, menyesatkan, dan mengkafirkan liyan. Itulah benih-benihnya.Mereka benci para sufi, padahal tasawuf adalah jalan yang bisa dipakai untuk mederadikalisasi kelompok radikal-teroris yang berbaju agama. Begitulah kata Brigjen Pol. Ahmad Nurwahid (BNPT).

Sumber : Status Facebook Ainur Rofiq Al Amin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed