by

Roy Suryo Sebar Hoax dari Media Abal-Abal untuk Serang Gibran, Ada Tendensi Apa?

Adakah hubungan antara Roy Suryo dengan dua media abal-abal itu? Apakah mungkin dua media abal-abal itu malah bikinan Si Pakar Panci? Entahlah. Yang jelas memang Roy dengan penuh suka cita membuat media abal-abal itu terkenal dengan menayangkan berita hoax yang dimuat di laman Twitternya. 

Roy Suryo dan para cecunguknya mungkin sedang bergembira setelah isu hoax yang diumpankan berhasil dimakan para penggemar hoax, di Bulan Ramadhan ini. Ketika orang-orang berlomba-lomba menebar kebaikan di Bulan Suci, mereke menebar hoax. Sungguh luar biasa. 

Tidak bisa dipungkiri, memang saat ini Gibran sedang ikut kontestasi untuk menjadi walikota Solo. Banyak orang ketakutan kalau sampai Gibran benar-benar menjadi Walikota. Walau pemilihan masih lama, Gibran memang telah melakukan langkah-langkah politik yang membuat gerah para pembenci Bapaknya. Kans Gibran yang tinggi di Pilkada Solo membuat mereka panik. Maka apapun dilakukan untuk menyerang. 

Tak bisa dengan cara fair, maka dipakailah hoax se bagai senjata, dengan memanfaatkan isu Corona yang sedang naik daun. Pakai saja cara Roy Suryo. Cukup buat media abal-abal, isi dengan judul-judul tendensius, lalu endorse di Twitter. Murah meriah dan efektif untuk mengadu domba Gibran dengan masyarakat calon pemilih.

Entah apa agenda Roy dengan semua ini. Roy Suryo atau siapapun, boleh-boleh saja terus menyerang Gibran dengan senjata pelintiran-pelintiran seperti itu. Namun Gibran tetap akan menggunakan cara-cara yang baik dalam kontestasi Pilkada ini. Kita lihat siapa yang akan menang. 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed