Oleh : Sanny Chang
Mengapa sekarang semua berlomba numpukin masalah dan saling unjuk gigi jagungnya di era Jokowi, sedangkan kondisi Indonesia jauh diatas dan lebih baik dibanding kinerja mister mangkrak yang 10 tahun pada mingkem dan minus cangkem dari tongos para jongos bohir. Sekarang barisan elitnya pada antri mau nimbun masalah dan permasalahan untuk menambah daftar hal yang mereka sebut kebijakan meskipun tidak bijak, tujuannya apa ?
Agar pada blepotan berselemak peak kritik dan nyalahin Jokowi ? Ada apa sebenarnya orang orang yang didudukan diposisi mereka, dulu berlagak dukung tapi kog malah berlakon bagai pisau bermata dua, mau cari empati rakyat ? Rakyat bagian mana ? Banyak yang pura pura buta, pura pura tuli, pura pura lupa, ternyata jelas jadi orang yang munafik dan lupa diri (sudah diberi kepercayaan dan posisi, tapi matok dan menggigit).
Yang kerjanya sejak dulu korupsi, ninggalin koreng dana negara (hutang), sampai pada si mister mangkrak 10 tahun ngapain aja ? Menolak lupa :Hambalang, Lumpur lapindo, Century, Jiwas Raya, E KTP, dan masih banyak daftar hitam. Sejak sekolah sampai sekarang baru selama era Jokowi saja realisasi TOL dapat dinikmati oleh saya, kamu, kami, kita dan termasuk elu elu tong para haters, barisan sakit hati karena sumber can dan tali air korupsinya terputus, para mafia segala jurusan urusan birokrasi, belum lagi migas.
Pengen bilang emang kimex kali kan kelompok tersebut ??? Kalian yang Fintar bicara, Mahir koar koar, Ahli fitnah dan nyebar HOAX, jika duduk jadi presiden, saya yakin nggak bakal mumpuni dan lebih banyak gabenernya semacam bidak catur yang sudah di kondisikan sesuai permainan sang pemilik MONEY (jadi BONEKA para bohir).
Met ber-3C plus katebelece para cecunguk dan dedengkot mabok agama, kolaborasi yang busuk. Salam Waras…
Sumber : Status Facebook Sunny Chang











Comment