by

Politik Nasi Goreng

Ada pun terkait dengan kepentingan politik jangka pendek rasanya sang dirigen Kang Mas Jokowi bakal tetap pada pendiriannya, yakni menggaet para potensi muda untuk mengisi jajaran kabinetnya tanpa melibatkan satu pun mantan lawan politiknya.

Sedangkan jamuan nasi goreng ini lebih kepada upaya untuk kembali merajut kain yang sedikit robek, agar kembali utuh, sambil menatap politik masa depan, karena masih ada Pilkada dan Pilpres 2024, selain mungkin posisi Ketua MPR yang bisa diperebutkan melalui upaya loby-loby dan satu kursi Wakil Ketua DPR RI, karena sesuai UU MD3.. 

Lalu bagaimana kaitannya dengan pertemuan Surya Paloh dan Anies Baswedan yang konon isinya berupa dukungan Surya Paloh kepada Anies Basedan untuk maju sebagai Capres 2024? Setelah ini penulis akan ulas untuk bahan diskusi kita.

 

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed