by

Politik Dalam Perspektif Islam

Mari rapatkan shaft dan barisan. berjama’ah memperbaiki diri. Kembali pada perintah Al-Quran dan As-Sunnah.

Bila banyak yang sudah mengikuti aturan Islam dengan benar, percayalah akan hadir pemimpin yang amanah takut akan Allah.

Kembalilah pada Islam yang rahmatan lil alamin, kembalilah kepada Al-Quran dan As-Sunnah. Luruskan shaft dan rapatkan barisan kita berjama’ah untuk menang.

Kita semua sudah punya pemimpin yang ditakdirkan Allah untuk memimpin bangsa ini, dan sudah sepantasnya kita menghormati karena itu sudah mutlak dibawah kendali Allah, bahkan tangan anda bergerak menunjuk siapa, itupun dibawah kendali Allah.

Dan saya akan tetap konsisten untuk mengkritisi perilaku orang beragama yang ngawur pemahaman agamanya, mencaci maki, menghina, menghujat pemimpinnya sendiri, dan menomor sekiankan Allah, karena ini erat kaitannya dengan masa depan negeri ini dan masa depan anak cucu kita nanti.

Selain mendukung kepemimpinan Presiden yang sekarang beserta jajarannya, saya juga punya kewajiban serta kepentingan untuk meletakkan agama Islam di posisi tertinggi dari aturan manapun dan tradisi apapun.

Tapi negara ini bukan negara Islam! Benar, tapi rakyat negeri ini masih didominasi oleh pemeluk agama Islam dan saya punya kepentingan mengembalikan saudara-saudara seiman saya yang salah jalan, hanya karena berbeda pilihan politik untuk menyadarkan mereka kembali kepada aturan dan ajaran Islam yang benar.

Jadilah Islam yang rahmatan lil alamin untuk semua alam semesta, yang merangkul dan menghormati perbedaan.

Jangan jadi Islam yang rahmatan untuk tujuan sebagai alat pembenaran demi kepentingan politik, pribadi, kelompok dan golongan nya saja.

Sumber : Status facebook Aldira Maharani

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed