by

Pertamina, Pertamini & Pertaminkum

Oleh : Rijal Mumazziq

Seorang ulama dari Suriah datang ke Indonesia. Beliau mengadakan safari keilmuan. Saat di Jember dan hendak menuju Kencong, beliau berkali kali istighfar dengan suara keras sepanjang perjalanan.

Salah satu pendereknya memberanikan diri bertanya, mengapa selalu beristighfar dengan suara keras.

“Indonesia ini mayoritas berpenduduk muslim, tapi kenapa khamr dijual bebas, bahkan dijajakan di pinggir jalan? Astagfirullah… Astaghfirullahal ‘Adzim…”

Si santri merasa aneh dan janggal. Lalu kurang lebih melontarkan pertanyaan balik, “Benarkah dijual bebas di pinggir jalan? Dimana, syekh?”

“Nah, iya, itu. Lihat….” kata si syekh dengan suara keras sambil menunjuk kios bensin eceran yang memajang pertalite botolan.

“Oh itu pertalite, syekh! Salah satu jenis bahan bakar kendaraan. Memang dijual eceran per botol.”

“Oh…” kali ini sang syekh tersenyum heran sambil menahan tawa.

***

Kisah nyata 😎

Sumber : Status Facebook Rijal Mumazziq

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed